WALHI adalah forum organisasi Non Pemerintah, Organisasi Masyarakat dan kelompok pecinta Alam terbesar di Indonesia.WALHI bekerja membangun gerakan menuju tranformasi sosial, kedaulatan rakyat dan keberlanjutan Lingkungan Hidup.

HEADLINES

  • Video Pembantaian Harimau Sumatra di Hutan Suban Jeruji Muara Enim
  • The Building of PT. OKI Pulp and Paper Mills; Threat to the Indonesian Forest and the People’s Safety
  •  Pemerintah Memfasilitasi tambang Batubara dengan korbankan Hutan penjaga Lingkungan Hidup
  • Pemerintah Daerah lamban mencabut, tapi obral dalam memberi izin
  • Cabut Izin Perusahaan Penyebab Bencana Asap serta Hentikan Ekspansi Perkebunan dan HTI di Sumsel

Rabu, Februari 06, 2013

Amnesty International Minta Penyelidikan Independen Kasus HAM di Sumsel

Lembaga pemantau HAM, Amnesty International khawatir dengan peristiwa kekerasan, ancaman dan gangguan yang terus-menerus terjadi terhadap para pembela HAM di Indonesia. Pernyataan Amnesty ini merujuk pada insiden kekerasan yang dilakukan kepolisian terhadap ratusan petani yang didampingi aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan 29 Januari lalu.

Dalam peristiwa tersebut, para petani yang hendak protes ke markas Polda Sumsel di Palembang dihadapi dengan kekerasan oleh aparat kepolisian. Akibatnya puluhan petani dan aktivis terluka. Seorang aktivis Walhi bahkan dilaporkan cedera di bagian kepala. Buntut peristiwa tersebut, puluhan orang ditangkap meski sebagian dilepas kembali, kecuali dua aktivis Walhi dan seorang petani yang hingga hari ini masih ditahan kepolisian.

Amnesty International mendesak pemerintah untuk memastikan akuntabilitas atas pelanggaran HAM di Sumatera Selatan itu. Amnesty juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap tindakan kepolisian untuk memastikan lembaga ini memenuhi standar internasional. Amnesty merekomendasikan adanya penyelidikan independen dan mereka yang bertanggungjawab atas peristiwa kekerasan itu dibawa ke pengadilan dan memberi ganti rugi kepada korban.

Pernyataan senada juga dikeluarkan Eksekutif Nasional Walhi di Jakarta hari ini.

sumber : http://www.portalkbr.com/berita/nasional/2448862_4202.html 



Artikel Terkait:

0 komentar: