WALHI adalah forum organisasi Non Pemerintah, Organisasi Masyarakat dan kelompok pecinta Alam terbesar di Indonesia.WALHI bekerja membangun gerakan menuju tranformasi sosial, kedaulatan rakyat dan keberlanjutan Lingkungan Hidup.

Kunjungi Alamat Baru Kami

HEADLINES

  • Pengadilan Tinggi Nyatakan PT. BMH bersalah dan Di Hukum Ganti Rugi
  • Walhi Deklarasikan Desa Ekologis
  •   PT. Musi Hutan Persada/Marubeni Group Dilaporkan ke Komisi Nasional HAM
  • PT.BMH Penjahat Iklim, KLHK Lakukan Kasasi Segera
  • Di Gusur, 909 orang petani dan keluarganya terpaksa mengungsi di masjid, musholla dan tenda-tenda darurat

Minggu, Oktober 16, 2011

Walhi Sumsel galang dana pulihkan sungai Musi


Palembang - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Selatan mengkampanyekan program penggalangan dukungan publik, untuk fokus pada upaya penyelamatan dan pemulihan ekosistem Sungai Musi di daerahnya.
Direktur Eksekutif Walhi Sumsel Anwar Sadat, didampingi Stafnya, Hadi Jatmiko, di Palembang, Sabtu, menilai kondisi ekosistem Sungai Musi yang membelah Kota Palembang dan mengalir di sejumlah daerah di Provinsi Sumsel hingga ke wilayah provinsi perbatasan itu, kini kondisinya memprihatinkan.

Selain terus menjadi sasaran pembuangan limbah pencemaran, baik oleh kalangan industri maupun aktivitas domestik warga masyarakat, lingkungan dan kondisi masyarakat sekitar Sungai Musi juga perlu segera diselamatkan dan dipulihkan kembali.

Sungai Musi merupakan jatung kehidupan warga Sumsel sejak zaman dulu hingga sekarang, namun masih minim upaya untuk melindunginya dari berbagai ancaman pencemaran dan pengrusakan eksosistem daerah aliran sungai (DAS)-nya.

Kondisi tersebut, antara lain terekspose dari hasil Jelajah Musi yang dilakukan tim Harian Umum Kompas bekerja sama dengan Pemprov Sumsel beberapa waktu lalu, kemudian didokumentasikan dan dibukukan selain dimuat secara berseri di koran nasional tersebut.

Menurut Sadat, melalui Divisi Penggalangan Sumberdaya (PSD), forum LSM ini tengah gencar melakukan kampanye publik untuk penyelamatan Sungai Musi itu.

PSD Walhi Sumsel sedang mengkampanyekan program penggalangan dukungan publik, untuk fokus kampanye penyelamatan Sungai Musi dalam bentuk dukungan publik yang diharapkan lebih dititikberatkan pada penggalangan dana, kata dia pula.

"Hasil penggalangan dana itu akan digunakan untuk membantu masyarakat dan melakukan upaya pemulihan lingkungan hidup Sungai Musi," ujar Sadat lagi.

Bantuan dana untuk pemulihan ekosistem dan masyarakat sekitar DAS Sungai Musi itu, dapat disalurkan melalui rekening Walhi Sumsel pada Bank BNI atasnama Walhi Sumsel, dengan nomor rekening 0051455164.

"Kami terus mengupayakan dukungan publik untuk peduli pada kelestarian Sungai Musi melalui dukungan dana publik tersebut," ujar Hadi Jatmiko pula.

Walhi merupakan organisasi forum lingkungan hidup terbesar di Indonesia, dengan jumlah anggota mencapai 493 organisasi yang tersebar pada 27 provinsi di Indonesia.

Sejak 15 Oktober 1980, Walhi secara aktif telah mendorong upaya-upaya pemulihan lingkungan hidup di Indonesia, dengan fokus kampanye pada isu pokok air, pangan dan keberlanjutan, hutan dan perkebunan, energi dan tambang, pesisir dan laut, serta pengembangan hukum dan litigasi.

Dalam rangka peringatan HUT Walhi ke-31 di Sumsel dengan tema "Walhi untuk Indonesia", digelar sejumlah kegiatan berupa rangkaian acara, di antaranya "Gathering Malam Hiburan" bersama Melanie Subono, pameran foto lingkungan hidup dan beberapa kegiatan penyadaran kelestarian lingkungan hidup untuk sejumlah sasaran kampanye lainnya.

Walhi Sumsel juga memberikan sejumlah penghargaan kepada institusi media massa dan individu yang dinilai aktif dan peduli pada upaya penyelamatan dan pemulihan lingkungan hidup di daerahnya.

LKBN ANTARA Biro Sumsel dan RRI Palembang merupakan institusi media massa yang mendapatkan penghargaan itu, karena dinilai oleh Walhi Sumsel selama ini aktif mengkampanyekan pemulihan dan pelestarian lingkungan hidup melalui pemberitaannya. 
Sumber: Antaranews.com
Selengkapnya...

Sabtu, Oktober 15, 2011

Ekologi Sumsel Dinilai Darurat


PALEMBANG – Serangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) Ke-31 Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Selatan (Sumsel) yang dihadiri musisi Melanie Subono kemarin bernuansa dinamis.

Dalam kegiatan diskusi bertema “Ekologi Sumsel Darurat” ini, putri promotor musik Adrie Subono mengajak masyarakat Sumsel memulai perubahan dari diri sendiri.“Kalau setiap orang siap melakukan perubahan yang dimulai dari diri sendiri untuk lebih baik, tentu semuanya akan berjalan baik,” ujarnya di Kantor Walhi Sumsel kemarin.

Melanie merasa bangga sebagai kaum muda dan masyarakat yang bisa mencintai dan peduli lingkungan.“Alangkah baiknya kalau kita cinta lingkungan, dimulai dari bagaimana menjaga lingkungan di sekitar rumah kita sendiri. Bagaimana kita bicara menanam sejuta pohon,kalau di rumah kita saja gersang,”ungkapnya.

Terkait pelaksanaan SEA Games yang bakal diselenggarakan di Kota Palembang, Melanie bangga karena Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut. “Bangga sekali dongdengan Palembang. Karena daerah ini dipercaya menjadi tempat pelaksanaan SEA Games.Berbicara prestasi atlet Indonesia, saya yakin mereka akan memberikan yang terbaik bagi negara ini.

Kalah menang adalah hal biasa, tapi spirit memberikan yang terbaik bagi negara patut kita dukung,” tukasnya. Sementara itu, Direktur Eksekutif Walhi Sumsel Anwar Sadat mengatakan, berbagai kegiatan menyambut HUT Walhi bakal dilaksanakan selama dua pekan ke depan.Termasuk, pameran foto yang akan dilaksanakan di kawasan Kambang Iwak dan diskusi tentang satwa dan lingkungan yang diselenggarakan di Universitas IBA Palembang.
“Kosep yang diinginkan adalah Walhi Goes to Public,bagaimana kampanye lingkungan hidup yang kami lakukan dapat diinternalisasi oleh masyarakat,” tukasnya. Terkait gencarnya proses pembangunan yang dilakukan Pemkot Palembang menjelang SEA Games, menurutnya, pemerintah tidak mengesampingkan kaidah-kaidah lingkungan.“ Yang kita ingin jangan sampai pemerintah sendiri yang menabrak aturan dalam melakukan pembangunan,” kata dia.




Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/435727/37/ Selengkapnya...

Melanie Subono: Saya Konsen Pelestarian Lingkungan


 Melanie Subono, artis yang juga Sahabat Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), menanam pohon trembesi di kantor sekretariat organisasi forum LSM itu di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (13/10/2011).

"Saya konsen terhadap kelestarian lingkungan, karena itu mari bersama-sama menanam pohon sebagai simbol menjaga ekologi," kata Melanie Subono.
Melanie menjelaskan, sebenarnya tidak susah berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan, antara lain dengan menjaga kebersihan juga merupakan bentuk partisipasi nyata. Setiap orang membuang sampah pada tempatnya merupakan salah satu bentuk partisipasi menjaga lingkungan dari bencana ekologi.

Bencana ekologi dan kemacetan lalu lintas yang saat ini terjadi hampir di setiap kota besar termasuk Palembang, merupakan bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan semakin rendah. Setiap pribadi tentunya berkontribusi terhadap permasalahan tersebut, karena itu perlu bersama-sama bekerja nyata dengan menjaga kelestarian lingkungan.

Melanie hadir di Palembang dalam rangkaian kegiatan ulang tahun Walhi ke-31 di Sumsel.
Selain menanam pohon, Melanie juga menampilkan sejumlah tembang di hadapan puluhan personel Sahabat Walhi di Palembang bersama para tamu dan undangan lainnya.

Perayaan ulang tahun Walhi tersebut dilaksanakan di sebuah kafe di kawasan Kambang Iwak Palembang yang juga dimeriahkan pembacaan puisi lingkungan hidup serta penampilan band lokal.

Walhi Sumsel dalam kesempatan ini, juga memberikan penghargaan pada media, yaitu LKBN ANTARA Biro Sumsel dan RRI Palembang, karena dinilai berperan nyata dalam mendukung kampanye pemulihan lingkungan hidup di daerahnya melalui pemberitaannya.
Penghargaan juga diberikan kepada kalangan individu yang dinilai peduli pada kelestarian lingkungan di daerah ini.

Sumber :http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/melanie-subono-saya-konsen-pelestarian-lingkungan.html  Selengkapnya...

Melanie Subono Himbau Masyarakat Agar Peduli Lingkungan

Tak hanya menganjurkan untuk melakukan penanaman pohon, Melanie juga meminta agar masyarakat rajin menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
 
Putri promotor kondang Adrie Subono, , himbau masyarakat untuk peduli lingkungan. Bersama LSM Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Palembang, Melanie khusus datang untuk menanam pohon trembesi di kantor sekretariat organisasi forum LSM itu di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis, 13 Oktober.

"Aku konsen terhadap kelestarian lingkungan," kata Melanie. "Karena itu mari bersama-sama menanam pohon sebagai simbol menjaga ekologi."

Sebagai bentuk nyata, Melanie meminta agar masyarakat mengutamakan kebersihan lingkungan sekitar. Menurut mantan istri Radja Simatupang itu, menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya adalah salah satu usaha untuk menjaga lingkungan dari bencana ekologi.

Kehadiran Melanie tersebut berkaitan dengan perayaan ulang tahun WALHI Sumsel ke-31. Selain menanam pohon, Melanie juga menampilkan sejumlah tembang di hadapan puluhan personil Sahabat Walhi di Palembang bersama para tamu.

Sumber :http://www.wowkeren.com/berita/tampil/00011995.html Selengkapnya...